DAULAH KHILAFAH 'ALA MINHAJIN NUBUWWAH
(Hidup Sejahtera di Bawah Naungan Khilafah)
1. Rasulullah mendirikan negara ideologi yang dibangun di atas dasar Aqidah Islam dan sistem perundang-undangannya kepada Aqidah Islam tersebut. Pemimpinnya bergelar Khalifah dan tugasnya mengatur manusia dengan Syari'at Islam. Allah Subhanabu wata'alaa berfriman:
Hai Daud, Sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, Maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. (QS. Shaad/38:26)
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, Yaitu Kitab-Kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap Kitab-Kitab yang lain itu; Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, (QS. Al-Maidah/5 : 48)
2. Tanpa memaksanya harus masuk Islam
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (QS. Al-Baqarah/2 : 256).
Dan Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (QS. Yunus/10 : 99)
3. Kekuasaannya meliputi seluruh bumi
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan Malaikat dalam Keadaan Menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) Malaikat bertanya : "Dalam Keadaan bagaimana kamu ini?". mereka menjawab: "Adalah Kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)". Para Malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?". orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (QS. An-Nisaa/4 : 97)
4. Tanpa membedakan etnis
Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat/49 : 13)
Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS. Al-Anbiya/21 : 107)
5. Sejak 3 Maret 1924 / 28 Rajab 1342 Negara Islam 'ala minhaji nubuwwah terhapus dari muka bumi atas penghianatan Musthofa Kamal At-Tatruk yang dibantu oleh Inggris. Maka menjadi kewajiban setiap muslim untuk mengerahkan sekuat tenaga untuk membangun kembali Daulah Islamiyah. Bila hal ini kita abaikan kita akan mendapatkan murka Allah dan berbagai kerugian
Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, Maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka. (QS. Faathir/35 : 39)
6. Orang yang enggan berusaha membangun kembali Negara Khilafah 'ala minhajinubuwwah, Rasulullah mengancamnya dengan mati jahiliyah.
مَنْ مَاتَ لَيْسَ فىِ عُنُقِهِ بَيْعَةً فَقَدْ مَاتَ مِيْتَاتًا جَاهِلِيَّةً
"Siapa saja mati tanpa bai’at (kepada khalifah) di pundaknya, maka matinya adalah mati Jahiliah." (HR Muslim).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar